Kamis, 13 Januari 2011

Pesona Kuala Lumpur

Kuala Lumpur adalah perpaduan kontras kota tua dan modern. Kota ini terlalu besar buat pejalan kaki, tetapi ada sistem metro yang efisien, termasuk jalur bertingkat. Kuala Lumpur lebih bersih daripada Bangkok, tetapi tidak cukup teratur dibandingkan dengan Singapura, Ibu Kota negara ini adalah metropolis yang hidup, tempat Anda bisa mengisi koper dengan segala jenis pakaian keluaran terbaru dan memanjakan lidah dengan berbagai makanan lezatnya.

 
Photo credits - leozaza

Menara Kembar Petronas

Mulailah rencana perjalanan Anda dari Menara Kembar Petronas, gedung berstuktur futuristik ini memegang rekor gedung tertinggi di dunia sampai 2004. Dengan tinggi 170 m dan lebar 58 m, Skybridge di lantai 41 terbuka untuk umum. Ada 1300 tiket yang dibagikan gratis berdasarkan siapa yang pertama datang, berlaku hanya pada satu hari tertentu, dan biasanya sudah habis pada jam 9 pagi.

Sambil menunggu jadwal naik ke Skybridge, Anda dapat berkeliling ke Suria KLCC, pertokoan enam lantai yang terletak di dasar menara. Toko ini menawarkan barang-barang merk internasional untuk pakaian pria, wanita dan anak-anak, sepatu, aksesoris dan barang-barang kecantikan.

Di sana juga terdapat pusat ilmu pengetahuan, akuarium, galeri seni, bioskop 12 layar dan sebuah taman dengan fasilitas bermain anak-anak dan kolam.

 
Photo credits - MVI

Merdeka Square

Untuk nilai sejarah, Anda dapat mengunjungi Merdeka Square, bekas lapangan kriket milik Selangor Club. Sekitar alun-alun itu, ada bangunan pengadilan tinggi Sultan Abdul Samad bergaya Victoria-Moor dan gereja katedral bergaya gothic St Mary's Anglican
menawarkan apa yang ada di balik eksterior Malaysia abad 21. Pusat belanja dan distrik bisnis atau Golden Triangle, dengan kesibukannya yang akan meninggalkan kesan.

 
Photo credits - CLF

Wisata Seni

Terdapat Museum Seni Islam, bangunan menakjubkan dengan kubah megahnya dan atap yang terbuat dari keramik. Museum semacam ini adalah yang pertama di Asia Tenggara, tempat Anda bisa menemukan salah satu koleksi terbaik dunia untuk seni dekorasi Islam pada tekstil, karpet, perhiasan, kaligrafi dan gerabah yang mengingatkan pada kejayaan Ottoman.

Galeri Seni Nasional, dekat Danau Titiwangsa, salah satu galeri tertua dan terbaik di Kuala Lumpur, memamerkan seni rupa Malaysia dan bangunan berstruktur modern yang tidak biasa, menggunakan kombinasi kaca, logam dan batu tulis. Di sana juga ada museum seni Asia, bagian dari kampus Universitas Malaya. Diperuntukan bagi seni lokal Asia, museum ini juga memiliki koleksi kendi terlengkap di dunia.

8 Hidangan Malaysia Wajib Coba

Malaysia, salah satu daya tarik pariwisata di Asia Tenggara, adalah rumah bagi makanan kaki lima yang luar biasa dan restoran yang menyajikan makanan lezat. Dengan campuran pengaruh dari tradisi Malaysia, China, masakan pedas India dan hidangan Nonya, Malaysia menawarkan lebih banyak lagi kenikmatan dari 13 negara bagian serta kota-kotanya. Pilihan kuliner yang bervariasi dipicu oleh keragaman warisan multikultural negara itu. Maka, kami akan berbagi dengan Anda mengenai hidangan favorit lokal dari tiga wilayah populer untuk tujuan makanan, yaitu Malaka, Penang dan Ipoh Perak.

Ayam Buah Keluak

 

Photo credits - Pinoy FoodMasakan Nonya adalah sesuatu yang harus dicoba di Malaka, di sinilah Anda bisa menemukan masakan menggiurkan kombinasi masakan China dengan bumbu dan rempah-rempah Malaysia. Hidangan Nonya versi Malaka menggunakan santan dalam pembuatannya, yang kemudian memperkaya rasa. Ayam Buah Keluak adalah hidangan Nonya populer, yaitu ayam direbus dan dicampur tauco. Jangan hilang selera karena saus, yang terlihat keruh seperti tinta! Rasanya gurih dan lembut, cocok dicampur dengan kacang kepayang dan daging ayam.

Ikan Bakar

 

Photo credits - avlxyzIkan bakar adalah hidangan lain yang harus dicoba. Pertama-tama ikan direndam dalam bumbu campuran berbagai rempah-rempah, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar di atas bara api. Jika Anda di di Malaka, berkunjunglah ke Perkampungan Ikan Bakar Terapung, yang berjarak 11 km dari kota Malaka. Di sana Anda bisa mendapatkan ikan bakar segar dan berbagai pilihan makanan laut seperti kerang, cumi-cumi, dan tiram yang langsung dapat dibakar ditempat.

Nasi Kandar

 

Photo credits - EightySixxNasi Kandar adalah makanan populer Malaysia utara, berasal dari negara bagian Penang, jadi jangan heran bila Anda menemukan banyak warung kecil yang menawarkan jenis makanan ini. Makanan Malaysia ini berbahan pokok dari nasi biasa atau nasi yang diberi rasa dengan lauk pauk ayam goreng, limpa kari, daging sapi yang dipotong dadu, telur ikan, udang goreng atau cumi goreng. Campuran saus kari kemudian dituangkan di atas hidangan, memberikan rasa yang berbeda-beda pada nasi. Selain di Penang, Nasi Kandar juga
merupakan hidangan populer di Ipoh, Malaka dan banyak lagi.

Penang Char Kway Teow

Hidangan populer lain adalah char kway teow, mie gepeng dari beras yang digoreng dengan tauge, udang, kerang, daun bawang dan telur dalam saus gurih berwarna gelap. Versi Penang dari hidangan populer Asia Tenggara ini (varian lokal masakan ini bisa Anda temui di Indonesia dan Singapura) ini terasa lembut tapi kaya rasa, dengan tambahan kecap manis dan asin, bumbu-bumbu ambahan, dan varian kwetiau yang lebih lebar.

Laksa Penang

 

Photo credits - Chee HongBerkunjung ke Penang tidak lengkap tanpa semangkuk laksa. Laksa Penang adalah mie beras yang disajikan dalam kaldu kental yang pedas dan gurih, dihiasi dengan cincangan daging mackerel dan sayuran dalam porsi banyak. Di Penang, arahkan kunjungan anda ke Lorong Selamat, lepas Jalan Macalister, untuk mencicipi hidangan terkenal ini - ada dua versi, jenis asam, dan jenis lemak (dengan tambahan santan).

Nasi Ayam

 

Photo credits - Charles HaynesSalah satu hidangan paling populer lain dari wilayah Ipoh adalah nasi ayam yang sederhana. Di Ipoh, ayam direbus gaya Hainan, disajikan dengan tauge dan sup bakso babi. Lou Wong adalah restoran yang mengkhususkan diri menyajikan menu ini. Ayamnya diolah sampai kematangan sempurna, digoreng secukupnya sehingga kelembutannya tetap terjaga. Biasanya kelembutan itu sering hilang karena ayam terlalu lama digoreng. Makanan ini disajikan dengan tauge dan disiram minyak wijen dicampur kecap gurih.

Ipoh Hor Fun

 

Photo credits - avlxyzKetika berkunjung ke Ipoh, pastikan untuk mencoba hidangan terkenal Ipoh Hor Fun. Hidangan ini memiliki dua variasi. Versi sup disajikan dengan kaldu ayam dan udang, di atasnya diberi daging ayam iris dan daun bawang. Versi lain adalah digoreng, dengan diberi bumbu yang berani dan diperciki saus gelap.

Nasi Lemak

 

Photo credits - emrankMungkin yang paling populer dan paling mudah ditemukan adalah nasi lemak Malaysia, hidangan sederhana yang terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, ikan bilis (teri goreng), kacang goreng, sayuran dan satu porsi sambal lezat. Ini adalah hidangan populer yang dapat ditemukan di seluruh Asia Tenggara, masing-masing dengan pengaruh lokal mereka sendiri.

Cantiknya Langkawi

Langkawi adalah sumber legenda rakyat di Malaysia, sebuah hadiah dari bumi untuk penghuninya. Terselimut misteri, pulau ini kaya keindahan alam dan sejarah budaya. Berikut beberapa daya tarik pulau kecil nan cantik ini!

 
Photo credits - Ewan M

Pantai Cenang – Jelajah Pulau-pulau

Awali pagi dengan sarapan di Pantai Cenang, pantai paling terkenal di Langkawi. Jangan lupa mencicipi kuliner lokal Malaysia seperti nasi lemak. Dinamai begitu karena dalam proses memasaknya, nasi direndam dalam santan yang kemudian akan memberikan aroma dan rasa. Dalam penyajiannya, nasi lemak dipadu ikan Bilis (teri), kacang, telur dan sambal pedas, kombinasi lengkap untuk menghadapi hari.

Habiskan waktu untuk menikmati pasir putih Pantai Cenang. Cobalah beragam olahraga air yang tersedia di sini, berenanglah, sewa jet ski, lakukan parasailing atau naiki banana boat. Anda juga dapat menjelajah ke pulau-pulau terdekat, seperti Pulau Rebak Kecil dan Pulau Rebak Besar.

 
Photo credits - Khalzuri

Taman Geologi Langkawi

Naiki kereta gantung menuju puncak Gunung Mat Cincang di Taman Geologi Langkawi. Dari ketinggian tempat ini, Anda dapat melihat pemandangan menakjubkan. Untuk menambah ketegangan, Anda juga bisa menyusuri jembatan sepanjang 125 meter yang berada 700 meter di atas permukaan laut. Taman Geologi ini juga punya beberapa daya tarik lain seperti menaiki gajah, taman reptil, sekaligus rumah bagi sub spesies ke sembilan harimau – Harimau Malaya.

Daya tarik utama di puncak Gunung Mat Cincang adalah Telaga Tujuh Air Terjun (Tujuh Sumur). Tujuh kolam ini memiliki air yang mengalir dari kolam satu ke kolam lainnya. Sebuah pemandangan mempesona yang dapat Anda nikmati. Masuklah ke dalam air untuk bersantai menikmati sore.



Kota Kuah

Kota Kuah adalah kota utama di Langkawi yang juga merupakan jalan masuk untuk kapal ferry dari pulau utama atau Penang. Kota ini tidak terlalu besar, tetapi Anda dapat berbelanja di Eagle Square, Pasar Langkawi atau beberapa tempat belanja lain di pusat Kota Kuah. Di sinilah Anda bisa membeli batik, kerajinan tangan penduduk lokal, dan suvenir lainnya.

Nama ‘Kuah’ berasal dari bahasa Melayu untuk saus, sup atau kuah. Legenda setempat menyebutkan bahwa kota ini lahir dari kuah tumpah dari mangkuk dua raksasa yang sedang bertarung.

Mengintip Papua Nugini

Papua Nugini, sebuah negara unik yang terletak di samudera Pasifik dan tetap terjaga keasliannya berkat rendahnya tingkat perkembangan perkotaan (hanya 18% dari populasi hidup di pusat-pusat perkotaan). Selain memiliki nama yang unik, Papua Nugini juga punya 850 bahasa asli, dan (dipercaya) sejumlah spesies tanaman dan satwa yang belum diketahui!

Negara ini sebagian besar belum terjamah, bahkan semenjak kemerdekaannya dari Australia pada 1975. Bagaimanapun juga, beberapa turis yang berhasil sampai ke pantai-pantainya akan merasa perjalanan mereka tidak sia-sia.


 
Papua Market. Photo credits - Paul in Uijeongbu and Kahunapulej.

Pusat Belanja

Pengalaman yang menarik di Papua Nugini adalah berjalan-jalan di kios pasar. Kebanyakan barang yang diperjualbelikan adalah barang asli dan buatan sendiri. Anda akan menemukan tanda mata asli Papua Nugini seperti: bilum – tas yang terbuat dari serat tanaman, keranjang Bouganville – dipandang sebagai salah satu keranjang dan wadah terbaik di Pasifik, atau sebuah topeng – mungkin tidak dapat dipakai, tetapi mengasyikan! Hati-hati apabila seseorang menawarkan Anda ”artefak kuno” – apa pun yang dibuat sebelum 1960 dilarang untuk diekspor demi menjaga warisan budaya negara.

 
Underwater beauties. Photo credits - Boogies with Fish

Olahraga Air

Scuba diving cukup terkenal di Papua Nugini dan banyak tempat penyelaman yang memiliki potensi tak terbatas. Struktur geografisnya menyebabkan lempeng dasar laut jatuh secara drastis dari pinggir pantainya – tetapi limpahan puing-puing bekas Perang Dunia II menambah keistimewaan menyelam di sini. Untuk menyelam di antara puing-puing, pergilah ke Kavieng, Loloata, atau Madang. Jika Anda ingin melihat gugusan karang spektakuler, pergilah ke Eastern Fields, sekitar 200km dari Port Moresby ke arah pantai Australia.

 
Kokoda Trail. Photo credits - Solo Roamer

Hiking

Struktur tanah pulau yang tidak rata membuat Papua Nugini tempat yang sempurna untuk pendaki serius. Untuk sedikit sejarah dan pemandangan yang fantastis, pergilah ke jalur Kokoda, rute sepanjang 60 mil melewati puncak Owen Stanley Range. Penyuka sejarah akan mengetahui situs ini sebagai medan perang Perang Dunia II, titik bertemunya Jepang dan Australia.

Jika Anda mencari ketinggian, pergilah ke puncak: puncak Wilhelm adalah titik tertinggi di pulau ini, tempat berpemandangan indah dan cukup bisa dijangkau, tergantung pada tingkat kebugaran anda. Berangkatlah pagi-pagi agar tiba saat fajar untuk kesempatan
terbaik melihat pemandangan indah.

Ke manapun Anda pergi, waspadalah akan kondisi cuaca: malamnya cukup dingin dan siang harinya lembab dan panas. Ada juga risiko malaria dan sering terjadi banjir pada dataran rendah saat musim hujan. Keluarlah dengan perlengkapan dan pengetahuan cukup.

 
Beautiful Papua sunset. Photo credits - Boogies with Fish

Jika Ke Sana

Cara paling praktis ke Papua Nugini adalah lewat udara, terdapat maskapai penerbangan Air Niugini (kerjasama dengan Qantas) dan maskapai Papua Nugini.
Sebagian besar pengunjung memerlukan visa wisatawan; izin 60 hari dapat didapat di bandara, Port Moresby, saat kedatangan. Sama dengan negara-negara Oceania lainnya, pastikan Anda membawa seluruh dokumen perjalanan yang mencantumkan rencana kepulangan anda.

Sejumlah festival terbuka untuk wisatawan, seperti Festival Kopi di bulan Mei, Festival Topeng Nasional di bulan Juli dan festival Hiri Morale di bulan September.

Terdapat laporan akan kekerasan dan kejahatan di beberapa tempat di Papua Nugini. Tingkat penyebaran HIV/AIDS cukup tinggi di beberapa wilayah tersebut. Waspada dalam perjalanan – saya sarankan untuk meminta nasehat dari agen perjalanan yang berpengalaman sebelum memesan perjalanan. Wisatawan wanita tidak disarankan untuk bepergian sendirian.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat situs resmi Turisme Papua Nugini.

Taman Laut di Raja Ampat

Oleh Amril Taufik Gobel

Siapa bilang di tanah Papua tidak ada objek pariwisata bahari yang memukau? Selama ini Papua lebih dikenal dengan eksotisme kebudayaannya yang sederhana serta sumber daya alamnya yang melimpah. Namun, datanglah ke Raja Ampat, dan nikmati keindahan terumbu karang, lengkap dengan biota laut menawan serta pemandangan bahari yang mengesankan.

 
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo

Tak salah bila kemudian Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata menyatakan kekagumannya pada kawasan ini setelah melakukan penyelaman, merasakan sajian panorama bawah laut Raja Ampat yang sangat memikat. Penggemar snorkeling dan diving memang dijamin tidak akan kecewa. Sebaliknya, mereka bakal terpanggil untuk datang dan datang lagi.

Raja Ampat adalah pecahan Kabupaten Sorong, sejak 2003. Kabupaten berpenduduk 31 ribu jiwa ini memiliki 610 pulau (hanya 35 pulau yang dihuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, namun hanya 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan.

Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan langsung terpikat. Kepulauan Raja Ampat terletak di barat laut kepala burung Pulau Papua, dengan kurang lebih 1500 pulau kecil dan atoll serta 4 pulau besar utama, yakni Misol, Salawati, Bantata dan Waigeo. Inilah yang kemudian menjadikan Raja Ampat taman laut terbesar di Indonesia.

Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang. Luar biasa!

 
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo

Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut.

Khusus untuk Anda yang tidak tertarik dengan aktivitas menyelam, hamparan laut biru yang membiaskan keindahan langit, taburan pasir putih yang memancarkan kilaunya bagaikan mutiara, bisa dinikmati. Selain itu, masih ada gugusan pulau-pulau yang memesona dan flora serta fauna unik seperti cenderawasih merah, cenderawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis bunga anggrek.

Papua Diving di pulau Mansuar adalah salah satu resort terkemuka yang berada di kawasan ini. Wisatawan-wisatawan mancanegara penggemar selam betah selama berhari-hari bahkan sebulan berada di Raja Ampat menikmati keindahan yang ada di sana dan menginap di Papua Diving.

 
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo

Maximillian J Ammer, warga negara Belanda pemilik Papua Diving Resort yang juga pionir penggerak wisata laut kawasan ini, harus mati-matian menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik turis dari mancanegara. Sejak memulai usahanya delapan tahun lalu, banyak dana harus dikeluarkan. Namun, hasilnya juga memuaskan. Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan.

Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana.

Pulau Kri, Waigeo, serta Misool juga menyiapkan resort buat pengunjung. Di pulau Misool ada Eco Resort yang dibangun dengan menerapkan prinsip-prinsip konservasi alam yang ketat. Ada kesepakatan dengan penduduk adat di sekitar wilayah tersebut untuk menjaga ekosistem terpadu yang disebut “No Take Zone” yakni melarang eksploitasi pengambilan apapun dari laut, mulai dari berburu kerang, telur penyu,sirip ikan hiu sampai hanya sekedar mencari ikan. Secara ekstrim, malah di eco resort ini mengharamkan penggunaan antiseptik karena limbah buangannya dikhawatirkan akan membunuh ekosistem terumbu karang di sekitarnya.

 
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo

Beberapa resor menetapkan harga relatif mahal karena menyuguhkan fasilitas lengkap. Wisatawan dengan biaya terbatas juga dapat memanfaatkan resort milik pemerintah yang jauh lebih murah di daerah Waisai, ibu kota Raja Ampat.

Anda harus terbang dulu ke Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, Papua, lalu langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 3,2 juta sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai kawasan Raja Ampat khususnya ke Pulau Mansuar.

Untuk berkeliling pulau yang diinginkan, kita dapat menyewa speedboat kapasitas 10 orang dengan harga Rp 3-5 juta per 8 jam, tergantung kepandaian kita menawar. Kita juga bisa mengambil paket wisata dengan mengunjungi perkampungan untuk melihat tanaman dan hewan khas setempat seperti burung Cendrawasih.

Untuk masuk ke kawasan Raja Ampat, setiap orang harus membayar biaya masuk sebesar Rp 250 ribu untuk wisatawan domestik, dan Rp 500 ribu untuk wisatawan dari mancanegara. Sebuah pin bulat yang berfungsi seperti identitas ini akan kita terima, setelah membayar biaya tersebut.

Uniknya, pin ini berlaku untuk satu tahun, sejak 1 Januari hingga 31 Desember. Jadi jika dalam satu tahun itu kita bolak-balik mengunjungi Raja Ampat, hanya perlu membayar biaya masuk satu kali saja. Tentu saja pin tadi tidak boleh hilang dan harus kita kenakan sebagai tanda pengenal.

Danau cantik dari Bencana

Oleh Amril Taufik Gobel

Tak lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Sumatera Utara tidak mampir sejenak ke Danau Toba, danau vulkanik yang merupakan danau terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Pesona eksotisnya berupa hamparan danau luas laksana lautan dengan pepohonan rindang dan perbukitan yang menawan. Danau ini berukuran 1700 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 450 meter dan terletak 906 meter di atas permukaan laut, di tengah danau terdapat Pulau Samosir yang tak kalah menariknya menjadi objek kunjungan wisata.

 
Photo credits - Arie Basuki/Tempo

Dalam kunjungannya pada 1996, Pangeran Bernard dari Belanda bahkan menyatakan kekagumannya pada panorama indah danau ini. “Juallah nama saya untuk danau ini. Saya tak dapat melukiskan betapa indahnya Danau Toba,” katanya antusias.

Ada tujuh kabupaten di sekeliling danau, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir yang memiliki panorama alam indah dan menjadi lokasi tujuan wisata. Umumnya wisatawan menikmati keelokan Danau Toba dari Parapat di Simalungun dan Tuktuk Siadong di Pulau Samosir.

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73 ribu-75 ribu tahun lalu dan merupakan letusan super volcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama dua minggu.

Photo credits - Agung Chandra/TempoDebu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama satu minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan, pada beberapa spesies, juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir. Ketika menikmati keindahan danau ini, Anda mungkin tak membayangkan bahwa pesona yang terjadi berasal dari bencana dahsyat letusan gunung berapi yang mendatangkan ketakutan dan kengerian ketika itu.
Perjalanan darat ke Danau Toba, tepatnya ke Parapat, memakan waktu empat sampai lima jam dari Medan. Tersedia bus atau travel yang langsung menuju Parapat. Rutenya melewati Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, dan belok ke arah Pematang Siantar. Sepanjang perjalanan, kita disuguhi panorama perkebunan kelapa sawit dan karet.

Apabila menggunakan kereta api, dari Medan pilih rute menuju Pematang Siantar. Dari sini perjalanan dilanjutkan menggunakan bus ke Parapat. Waktu tempuhnya satu jam.

 
Photo credits - Agung Chandra/Tempo

Untuk tempat menginap dan tinggal lebih lama menikmati keindahan Danau Toba, tersedia banyak hotel dan penginapan. Di Parapat, sedikitnya ada 900 kamar hotel berbagai jenis, mulai dari bintang empat hingga homestay, di Tuktuk juga tak berbeda. Baik di Parapat maupun Tuktuk, wisatawan dapat langsung menikmati danau dari pinggirannya. Tarif hotel di Tuktuk dan Parapat bervariasi, sesuai tipikal turis yang datang. Mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 500 ribu per malam tergantung tipe hotel.

Sebuah perusahaan travel bahkan menawarkan menikmati keindahan Danau Toba dari udara, yakni menggunakan paralayang. Setiap wisatawan diberi kesempatan terbang menggunakan paralayang dari kawasan pegunungan Tongging, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara. Bagi para wisatawan yang ingin mencoba paralayang akan ditemani seorang instruktur berpengalaman, namun tentunya penentuan bisa terbang atau tidak tergantung pada kondisi cuaca dan angin.

Tidak hanya itu, menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam bisa Anda nikmati dari pesisir danau. Dari dataran tinggi Karo di sebelah utara, keelokan danau terlihat memanjang dipandang dari Sikodonkodon. Namun, hanya ada satu resor di sini. Di sisi barat, pemandangan danau dan Pulau Samosir dapat dengan sempurna disaksikan dari Tele. Ada gardu pandang di ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan laut untuk menikmati senja di Danau Toba.

Lautan Pasir Gunung Bromo

Oleh Amril Taufik Gobel

Keberadaan Gunung Bromo dengan lautan pasirnya yang fenomenal sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Indonesia. Gunung Bromo merupakan salah satu gunung pada Pegunungan Tengger.

 
Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, panorama elok terpancar saat memandang pesona alam yang tidak akan pernah ada habisnya. Gunung Bromo berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti Brahma atau seorang dewa yang utama dan terletak dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang.

Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo, mengepulkan asap putih. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Ketinggian yang relatif “rendah” untuk ukuran gunung membuat perjalanan menuju Gunung Bromo relatif mudah.

 
Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, Anda bisa menikmati hamparan lautan pasir luas, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menggapai langit. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya atau sebaliknya menikmati temaram senja dari punggung bukit Bromo.

Untuk melihatnya, Anda harus menaiki Gunung Pananjakan yang merupakan gunung tertinggi di kawasan ini. Medan yang harus dilalui untuk menuju Gunung Pananjakan cukup berat. Untuk menuju kaki Gunung Pananjakan, Anda harus melalui daerah yang menyerupai gurun yang dapat membuat Anda tersesat. Saat harus menaiki Gunung Pananjakan, jalan yang sempit dan banyak tikungan tajam, tentu membutuhkan ketrampilan menyetir yang tinggi.

Untuk itu, banyak pengunjung yang memilih menyewa mobil hardtop (sejenis mobil jeep) yang dikemudikan oleh masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar berasal dari suku Tengger yang ramah dengan para pengunjung. Sampai di atas, ada banyak toko yang menyediakan kopi atau teh hangat dan api unggun untuk menghangatkan tubuh sambil menunggu waktu tebitnya matahari. Ada pula toko yang menyewakan pakaian hangat.

 
Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Menyaksikan terbitnya matahari memang merupakan peristiwa yang menarik. Buktinya, para pengunjung rela menunggu sejak pukul 5 pagi menghadap sebelah timur agar tidak kehilangan momen ini. Anda pun tidak selalu bisa melihat peristiwa ini, karena bila langit berawan, kemunculan matahari ini tidak terlihat secara jelas.

Namun, saat langit cerah, Anda dapat melihat bulatan matahari yang pertama-tama hanya sekecil pentul korek api, perlahan-lahan membesar dan akhirnya membentuk bulatan utuh dan memberi penerangan sehingga kita dapat melihat pemandangan gunung-gunung yang ada di kawasan ini. Antara lain, Gunung Bromo, Gunung Batok, atau Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Sejarah terbentuknya Gunung Bromo dan gunung-gunung yang ada di sekitarnya berawal dari keberadaan Gunung Tengger (4.000 mdpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi saat itu.

Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan ukuran diameter lebih dari 8 kilometer. Material vulkanik letusan gunung sekarang berubah menjadi lautan pasir, konon material tersebut pernah tertutup oleh air. Aktivitas vulkanik dengan munculnya lorong magma mengakibatkan terbentuknya gunung-gunung baru seperti Gunung Bromo, Gunung Widodaren, Gunung Batok, Gunung Watangan, Gunung Kursi dan Gunung Semeru.

 
Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Bromo memang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan panorama gunung lainnya. Di sekitar Bromo hingga puncak tidak ditemui tanaman hijau selain semak belukar. Gunung Bromo yang masih terdapat dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa lautan pasir seluas 5.250 hektare.

Untuk mencapai kaki Gunung Bromo, Anda tidak dapat menggunakan kendaraan. Sebaliknya, Anda harus menyewa kuda dengan harga Rp 70 ribu atau bila Anda merasa kuat, Anda dapat memilih berjalan kaki. Tapi, patut diperhatikan bahwa berjalan kaki bukanlah hal yang mudah, karena sinar matahari yang terik, jarak yang jauh, debu yang beterbangan dapat membuat perjalanan semakin berat.

Dari kaki gunung fenomenal itu, Anda harus menaiki anak tangga yang jumlahnya mencapai 250 anak tangga untuk dapat melihat kawah Gunung Bromo. Sesampainya di puncak Bromo , Anda dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap.

Anda juga dapat melayangkan pandangan ke bawah, dan terlihatlah lautan pasir dengan pura di tengah-tengahnya. Setelah berlama-lama di puncak, apabila pelancong sudah merasa kelaparan, di bagian bawah Bromo terdapat warung-warung yang menjajakan gudeg, mie instan, air mineral dan jajanan murah. .

Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa.

 
Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.

Ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat ke kawasan Gunung Bromo antara lain, Berkunjunglah pada musim kemarau, jangan musim penghujan, sehingga anda akan mendapatkan momen pemandangan yang sempurna. Siapkan pakaian pelindung dingin, seperti kerpus, slayer, syal, sarung tangan, jaket, dan jangan lupa sepatu karena cuaca disini cukup dingin. Bawalah juga kacamata untuk pelindung dari debu pasir selama di Segoro Wedi. Jangan berada di kawah Bromo di atas pukul 9 pagi untuk menghindari risiko keracunan.

Ada empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional Bromo Semeru ini yaitu: Desa Cemorolawang jika melalui jalur Probolinggo, Desa Wonokitri dengan jalur Pasuruan, Desa Ngadas dari jalur Malang dan Desa Burno adalah jalur Lumajang.

Adapun rute yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut:
- Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km,
- Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 km
- Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km

Selamat menikmati keindahan eksotis Gunung Bromo!