Selasa, 23 November 2010

Wisata Kuliner Kabupaten Jember - Jawa Timur - Indonesia

Ikan Bakar Papuma



Ikan Bakar & Ayam Bakar Legian



Pizza Hut



Pujasera



Rumah Makan Terapung



Rumah Makan Salero

Obyek Wisata Budaya Kabupaten Jember - Jawa Timur - Indonesia

Tarian Lahbako

cigar-01Tarian Lahbako merupakan tarian khas Jember yang menggambarkan petani sedang menanam dan mengolah tembakau yang merupakanproduksi ekspor dari Jember disamping kopi, karet, terpentin dan kakao. Tarian yang ditarikan oleh penari-penari remaja ini sering disajikan untuk menyambut tamu-tamu wisata di Kabupaten Jember.

Kuda Kencak

jaran-01Masyarakat Jember mengenal Kuda Kencak sejak jaman penjajahan. Kuda Kencak dipergunakan untuk menghibur masyarakat tatkala ada kegiatan sunatan. Pengantin sunat diarak keliling desa untuk memenuhi sanak kerabatnya dengan menaiki Kuda Kencak. Sekarang ini seni Kuda Kencak sudah berkembang tidak hanya untuk masyarakat yang puna hajatan sunatan tapi juga pawai-pawai dan festival. Dengan kata lain seni Kuda Kencak sudah menjadi atraksi pariwisata.

Obyek Wisata Agro Kabupaten Jember - Jawa Timur - Indonesia

Wisata Lori

lori
Perjalan lori yang dikelola oleh Perumka Daop X Jember dari Garahan ke Terowongan Merawan merupakan tour yang aman, nyaman dan menyenangkan. Wisatawan dapat melihat 2 buah terowongan  Kereta Api (90 m dan 970 m). Terowongan merawan (970 m) adalah terowongan Kereta Api terpanjang di Indonesia yang merupakan peninggalan kolonial Belanda Indonesia.
Paket wisata ini mengantarkan wisatawan untuk menikmati agrowisata Gunung Kumitir (Kebun Kopi) dan Agrowisata Terpentin (bahan cat). Disamping pemandangan yang indah sepanjang perjalanan lori yang melintasi jembatan terpanjang (178 m) dengan kedalaman 63 m hasil rancang bangun rsitek Belanda. Agrowisata Lori ini merupakan wisata nostalgia bagi wisatawan Eropa.

Agrowisata Teh Gunung Gambir


Perkebunan Gunung Gambir, 48 km Barat Laut Kota Jember, merupakan perkebunan teh sisa peninggalan Belanda. Dengan ketinggian 900 m diatas permukaan laut kawasan lereng Argopuro sangat ideal untuk teh bir (beer tea) yang diekspor ke Eropa. Dengan udara sejuk para wisatawan dapat menyaksikan langsung tanaman teh tahun 1918,1923 dan 1927 dan pemrosesan teh bir mulai pemetikan sampai pengeringan dan pengepakan bahkan khusus para wisatawan dapat menikmati beragam rasa teh dengan mencicipi 8 jenis teh produk Gunung Gambir. Disamping itu perkebunan teh ini dapat dijadikan sarana olah raga (tea walk). Fasilitas yang tersedia berupa areal perkemahan, akomodasi, kolam renang anak-anak dan lapangan tennis.
Jenis wisata
Minat khusus

Lokasi
Desa Gelang KecamatanSumber baru Kabupaten Jember  

Jarak
+ 60 km arah barat kota Jember

Ketinggian lokasi

+ 1.200 m dpl

Suhu udara
21 – 27  ยบ C

Curah hujan

+ 100 mm/bln (tipe hujan B)

Kelembaban udara
siang 75 % malam 90 %

Daya tarik
  1. Budidaya teh yang dikembangkan mulai tahun1918, budidaya teh hijau (green tea), kopi dan karet.
  2. Pabrik pengolahan teh satu-satunya di Kab. Jember & Besuki.
  3. (saat ini untuk pengolahannya sementara dilakukan di Pabrik Wonosari Malang)
  4. Memiliki sejarah / mitologi “Dewi Rengganis” yang konon berkedudukan di sepanjang lereng gunung Argopuro, diperkuat dengan adanya Candi Kedaton di lingkup pegunungan Argopuro
  5. Panorama alam yang indah dengan permukaan yang berbukit-bukit serta pabrik teh ditengah-tengah lembah dan perkebunan

Fasilitas

  1. Paket kunjungan ke kebun teh dan pabrik pengolahan teh (tea package tour)
  2. Tempat perkemahan
  3. Joging trek
  4. Lapangan tenis
  5. Kolam renang
  6. 13 kamar penginapan
Transportasi
Menggunakan  kendaraan  pribadi / sewa  yang mempunyai jarak dari  tanah  ( ground clearance )  agak  tinggi  mengingat  10  km  sebelum  masuk   lokasi  merupakan  jalan  makadam/jalan tanah berbatu
Pemilik/pengelola
PTPN XII
Jl. Gajahmada no. 72 Jember telp. 0331 – 486865 / 486861
Kebun Gunung Gambir telp. 0336 – 321041, fax. 0336 - 442008

Loko Tour

loko
Pabrik Gula Semboro yang terletak 35 Km, arah barat Kota Jember didirikan pada masa penjajahan Belanda oleh HENDELES VERENIGING AMSTERDAM (Perusahaan Swasta Belanda) pada tahun 1921 denganluas lahan tebu 2.103 Ha yang tersebar diwilayah jember bagian Barat dan Selatan.
Pada jaman pendudukan Jepang, kegiatan PG Semobor sempat terhenti karena lokasi pabrik dijadikan pabrik soda untuk memenuhi kebutuhan pemerintah Jepang. Setelah Indonesia medeka sampai tahun 1949, PG> Semboro dijadikan pabrik amunisi sebagai suplai persenjataan pejuan Indonesia dalam melawan panjajah Belanda yang ingin kembali menduduki Indonesia. Mulai tahun 1950 kegiatan giling diaktifkan kembali sampai tahun 1957 yang merupakan nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia yang berarti berakhirnya kepemilikan HVA. PG Semboro karena tuntukan produksi gula, sejak tahun 1978 menaikkan kapasitas giling dari 24.000 kw per hari menjadi 54.000 k perhari dengan proses karbonatasi menjadi sulfitasi dengan tebu rakyat disamping tebu milik pabrik gula dengan areal penanaman lebih kurang 10.500 Ha.
Wisatawan khususnya wisatawan manca negara yang berkunjung ke agrowisata PG. Semboro akan bernostalgia dengan menaiki loko uap sepanjang 45 Km (2 jam perjalanan) disamping bisa menikmati pemandangan indah dan sajian tarian, baik pada saat dipenginapan maupun di pemberhentian sepanjang perjalanan loko.

Agrowisata Cerutu

cigar
Cerutu adalah rokok yang terbuat dari tembakau kering gulungan, baik pembalut, pembungkus dan isinya dengan kadar nikotin rentah. Cerutu produksi PTP Nusantara X di Jelbuk, 8 km arah Utara Kota Jember, merupakan Cerutu konsumsi ekspor ke Eropa, Amerika dan Australia. Namun demikian PTP Nusantara X juga memproduksi cerutu dengan bunmbu rempah-rempah kosumsi Indonesia yang sesuai dengan kondisi alam Indonesia. Wisatawan yang bnerkunjung ke Agrowisata Cerutu, umumnya Wisma Eropa, Amerika, dan Australia bias menikmati proses pembibitan, penanaman, pemetikan pengeringan tembakau sampai pembuatan cerutu.
Bagi Wisma Belanda kunjungan ke Agrowisata cerutu merupakan nostalgia, karena orang Belanda yang mula-mula  memperkenalkan tanaman Tembakau yang khususnya di Jember sehingga Jember dikenal dengan sebutan Kota Tembakau. Produksi Tembakau Jember hingga saat ini merupeken pemasok pasar lelang tembakau di Jerman.

Sabtu, 20 November 2010

Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu terletak sekitar 30 km di utara Kota Bandung. Tempat indah ini terletak di daerah Lembang, kurang lebih 30 menit dari Bandung menggunakan kendaraan bermotor.Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Gunung ini menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang menarik di Jawa Barat. Lingkungan alamnya yang sejuk, dan sumber mata air panas di kaki-kaki gunungnya. Deretan kawah yang memanjang, menjadi daya tarik tersendiri.Tangkuban Perahu sebenarnya adalah gunung berapi. Dinamakan tangkuban perahu karena bentuknya yang menyerupai kapal yang terbalik.
Nama Tangkuban Perahu sendiri sangat lekat dengan sebuah legenda tanah Sunda yang sangat terkenal, yaitu Sangkuriang. Gunung Tangkuban Perahu yang dari kejauhan tampak seperti perahu terbalik, konon diakibatkan oleh kesaktian Sangkuriang yang gagal meyelesaikan tugasnya dalam membuat perahu dalam waktu semalam untuk menikahi Dayang Sumbi yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri. Karena begitu kesalnya tidak dapat menyelesaikan pembuatan perahu tersebut, akhirnya Sangkuriang menendang perahu yang belum jadi tersebut. Legenda diataslah yang menjadi kaitan erat dalam penamaan gunung Tangkuban Perahu.
Pesona gunung Tangkuban Perahu ini begitu mengagumkan, bahkan, pada saat cuaca cerah, lekukan tanah pada dinding kawah dapat terlihat dengan jelas, sangat kontras dengan hijaunya pepohonan di sekitar gunung tersebut. Tidak hanya itu, dasar kawah pun dapat kita nikmati keindahannya yang sangat mengagumkan. Keindahan alam inilah yang menjadikan Tangkuban Perahu menjadi salah satu tempat wisata alam andalan Propinsi Jawa Barat, khususnya Bandung.
Jalan menuju Tangkuban perahu, dikiri kanan jalan anda akan melihat hamparan hijaunya kebun teh dan juga barisan pohon-pohon pinus. Namanya juga gunung, sudah pasti setiap saat udaranya sejuk banget. Karena Tangkuban perahu merupakan gunung merapi yang masih aktif sampai saat ini, maka dari dulu sudah banyak terjadi letusan yang meninggalkan kawah sisa letusannya. Saat ini Kawah-kawah tersebut sudah dijadikan tempat wisata.Kawah-kawah tersebut antara lain Kawah Ratu, Upas, Domas, Baru, Jurig, Badak, Jurian, Siluman dan Pangguyungan Badak. Di antara kawah-kawah tersebut, Kawah Ratu merupakan kawah yang terbesar, dikuti dengan Kawah Upas yang terletak bersebelahan dengan kawah Ratu. Beberapa kawah mengeluarkan bau asap belerang, bahkan ada kawah yang dilarang untuk dituruni, karena bau asapnya mengandung racun.
Jikalau anda berkunjung ke Bandung, luangkan waktu anda mengunjungi tangkuban perahu. Udara yang sejuk, pemandangan yang indah, semuanya akan membuat anda puas. Mengunjungi tangkuban perahu berarti anda telah menikmati wisata alam, wisata lagenda, dan juga wisata belanja. Karena di kawasan gunung ini banyak kita jumpai pedagang-pedagang yang menjual berbagai macam sauvenir, makanan, dll. Di bibir kawah gunung ini anda juga bisa berjalan-jalan dengan menunggangi kuda sewaan, yang semuanya akan menambah kepuasaan anda berwisata. Datang dan Nikmati..!!!